Tragedi Beutong Ateuh: Banjir Bandang Hanyutkan Rumah Wartawan SWI, Ribuan Warga Mengungsi

oleh -207 Dilihat
oleh
Seorang warga nekat menerjang banjir bandang yang melanda Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, di tengah upaya evakuasi dan pendistribusian bantuan yang terhambat./www.newsokegas.com
400x100
Spread the love

News Oke Gas (Meulaboh) – Banjir bandang dahsyat menerjang Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, sejak Rabu (26/11/2025), menyisakan kerusakan parah dan duka mendalam bagi ribuan warga.

Bencana ini tidak hanya merusak infrastruktur jalan, memutus aliran listrik, dan melumpuhkan jaringan komunikasi, tetapi juga menghanyutkan puluhan rumah, termasuk dua kediaman wartawan yang tergabung dalam Sekber Wartawan Indonesia (SWI).

banner 336x280

Bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang terus-menerus mengguyur kawasan pegunungan Beutong Ateuh.

Luapan sungai yang mendadak membawa material lumpur, batu, dan pepohonan, menghantam permukiman di sepanjang bantaran sungai.

Menurut data yang dihimpun, dua rumah milik wartawan SWI hilang total terseret arus banjir.

Rumah pertama adalah milik Banta Sulaiman, wartawan dari Gajahputihnews.com, yang dihuni bersama keluarganya: Rusli (50), Rosmania (40), dan Hayaton (20). Rumah kedua adalah milik Samsuar, wartawan Meuligoeberita.com, yang ditinggali bersama kedua orang tuanya, Basyah (49) dan Siti (40).

Keduanya kini kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi bersama ribuan warga lainnya.

Banta Sulaiman, yang juga Wakil Ketua SWI Aceh Barat, mengungkapkan kepedihannya saat ditemui di lokasi pengungsian pada Sabtu (29/11/2025).

Sungai meluap akibat banjir bandang di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, menghantam rumah-rumah warga dan memutus akses jalan, meninggalkan kerusakan parah dan ribuan pengungsi./www.newsokegas.com

“Banjir datang begitu cepat dan langsung menghantam desa kami. Alhamdulillah, keluarga semua selamat, tetapi rumah kami hilang total. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya dengan nada sedih.

Selain kehilangan tempat tinggal, Banta juga kehilangan lahan perkebunan seluas satu hektare yang kini berubah menjadi aliran sungai akibat terjangan banjir.

“Rumah yang baru saja kami bangun habis disapu air. Banyak keluarga di sini kehilangan tempat tinggal. Semuanya terjadi begitu cepat, kami tidak sempat menyelamatkan apa pun,” tambahnya.

Samsurdi, wartawan Meuligoeberita.com dan Humas SWI Aceh Barat, juga menjadi korban dalam bencana ini.

“Kami sekeluarga berhasil menyelamatkan diri saat banjir mulai naik. Namun, rumah kami tidak ada lagi. Semuanya hilang, kerugian juga mencapai ratusan juta,” ungkapnya singkat.

Akses jalan utama menuju beberapa desa di Beutong Ateuh Banggalang juga putus total. Jembatan penghubung dan ruas jalan yang dekat dengan sungai tergerus, membuat bantuan sulit menjangkau titik-titik pengungsian.

Warga kini bertahan dengan logistik seadanya, mengandalkan dapur umum darurat yang dikelola oleh relawan setempat.

Para korban berharap pemerintah daerah segera melakukan pendataan mendetail terkait warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Banta menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah, mengingat banyak keluarga yang kini tinggal tanpa alas, selimut, maupun perlengkapan dasar.

Jembatan penghubung menjadi saksi bisu dahsyatnya banjir bandang yang melanda Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, memutus akses dan mengisolasi warga./www.newsokegas.com

“Kami berharap pendataan dilakukan secepatnya. Banyak warga kehilangan segalanya. Kami butuh perhatian dari pemerintah daerah maupun provinsi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pendistribusian bantuan masih terkendala cuaca buruk dan akses jalan yang terputus. Relawan, aparat TNI-Polri, dan petugas BPBD Nagan Raya terus berupaya membuka akses dan menyalurkan bantuan darurat.

Banjir bandang ini menjadi salah satu bencana terbesar di Nagan Raya pada tahun 2025, menimbulkan dampak fisik, material, dan psikologis yang mendalam bagi warga Beutong Ateuh Banggalang. (*/Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.