
Pertemuan bersejarah yang berlangsung di kantor PERADI Profesional Bogor Raya ini menegaskan komitmen kedua lembaga untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum di seluruh pelosok negeri.

Presiden Direktur PERADI Profesional, Aslam, menyatakan bahwa pertemuan selama tiga jam tersebut membuahkan kesepahaman yang mendalam. Agenda utama, yaitu pemaparan program penyuluhan hukum oleh PHMI, mendapat sambutan positif dan antusias dari PERADI Profesional.
“Visi dan misi kita sejalan. Program-program ini sebenarnya telah kami jalankan sejak 2020, dan mulai berkembang pesat sejak 2022. Namun, kami menyadari adanya keterbatasan SDM. Mungkin ini adalah cara Tuhan mempertemukan kita untuk bergerak lebih besar dan lebih berkualitas,” ujar Aslam dengan penuh semangat. Sabtu, (29/11/2025).
Aslam menambahkan bahwa kombinasi antara kemampuan lapangan PHMI, jiwa motivator, serta keahlian PERADI Profesional dalam konseptualisasi dan penyusunan kurikulum pembelajaran terkini, adalah fondasi yang kokoh untuk sinergi ini.
“Ini seperti dua sisi mata uang yang tak terpisahkan,” tegasnya.

Ketua Umum PHMI menimpali, “Pengalaman investigasi PHMI adalah modal utama dalam mengurai benang kusut permasalahan hukum di lapangan.”
Inti dari pertemuan ini adalah pertukaran peserta pendidikan, tenaga pengajar, serta pengawalan peraturan perundang-undangan. Kedua lembaga berharap sinergi ini akan membuahkan hasil maksimal dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel.
“Kami memohon dukungan dari rekan-rekan media agar sinergitas ini dapat terwujud, menciptakan iklim penegakan hukum yang jujur dan berkeadilan di negara yang kita cintai,” pungkas Aslam dalam pernyataan persnya. (*/Red)











