Rumah Warga Mangunjaya Ludes Dilahap Api, Damkar OKI Sigap Tekan hingga Padam Total

oleh -246 Dilihat
oleh
Nyala api memuncak tinggi dan asap pekat mengiringinya saat melalap rumah kayu di Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Kayuagung, Ogan Komering Ilir pada Rabu (07/01/2026). Sebagaimana dilaporkan situs radarkeadilan.com, rumah dua lantai milik Bapak Akif Cikyan ludes terbakar, namun tim Damkar OKI berhasil menekan api tanpa korban jiwa.|Lisin, News Oke Gas
400x100
Spread the love
News Oke Gas (OKI) – Satu unit rumah panggung dua lantai milik Bapak Akif Cikyan (61 tahun) di Kelurahan Mangunjaya, RT 07 RW 03, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), lenyap total setelah dilahap nyala api yang menyambar pada hari Rabu (07/01/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten OKI bergerak cepat dan terkoordinasi menekan laju api hingga benar-benar padam, dengan capaian utama tidak adanya korban jiwa dari kejadian yang terjadi di kawasan padat penduduk.

banner 336x280

Seperti yang dilaporkan situs radarkeadilan.com, kejadian kebakaran pertama kali terdeteksi oleh Ahmad, anak pemilik rumah, yang merasakan bau asap menyengat dari lantai bawah.

Saat mengecek ke lantai atas, ia menemukan api sudah berkobar hebat melalap dinding berbahan papan. Tanpa berlama-lama, Ahmad memanggil bantuan tetangga dan instruksikan salah satu warga untuk menghubungi posko Damkar.

Laporan kemudian diterima oleh Danru Piket Firmansyah yang langsung mengaktivasi tim tanggap darurat.

Kasat Pol PP Damkar dan Linmas Kabupaten OKI, Hilwen SH., M.Si, mengkonfirmasi detail kejadian saat dihubungi redaksi.

“Kami respon langsung setelah menerima panggilan masyarakat, menerjunkan hampir 30 anggota Damkar dan 3 unit armada pemadam kebakaran. Lokasi berada di tengah pemukiman padat dengan jarak rumah sangat dekat, namun kerja sama sinergis antara petugas, Satpol PP, Linmas, dan warga berhasil memitigasi kerusakan hanya pada satu rumah yang tidak dapat diselamatkan,” jelasnya.

Proses pemadaman api berlangsung kurang lebih 2 jam. Setelah penekanan intensif selama lebih dari 1 jam, laju api berhasil dikendalikan dan akhirnya padam total.

Seluruh armada serta personel operasional telah kembali ke posko, sementara kondisi kawasan sekitar kini dinyatakan kondusif dan aman.

Kerugian yang ditimbulkan meliputi satu unit rumah seluas sekitar 9×12 meter beserta seluruh isi perabotan di dalamnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, beberapa warga segera mencari dan menyelamatkan barang berharga yang masih mungkin dapat digunakan dari reruntuhan rumah yang terbakar hingga kehitaman.

Kaca jendela bangunan juga pecah akibat panas ekstrem yang dihasilkan nyala api.

Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Kayuagung telah melakukan pemeriksaan teknis di lokasi untuk mengidentifikasi akar penyebab kebakaran.

Saat ini, tim teknis memperkirakan sumber api berasal dari korsleting listrik, meskipun proses verifikasi dan analisis lebih mendalam masih berlangsung.

Koordinator Piket yang mengawasi operasi, Herlison, menegaskan komitmen tim terhadap keselamatan masyarakat.

“Kami pegang teguh prinsip ‘pantang pulang sebelum api padam jaya’ seperti yang telah menjadi pedoman Damkar OKI. Tim akan terus siap siaga 24 jam untuk melayani dan melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran,” tegasnya dengan tegas.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kesadaran akan keamanan listrik dan protokol penanggulangan kebakaran di lingkungan pemukiman padat penduduk. (*/Lisin)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.