
Menanggapi kondisi tersebut, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Ogan Komering Ilir (OKI) langsung mengambil tindakan dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan darurat selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 23 hingga 26 Januari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh perwakilan Kwartir Ranting Lempuing dan Kwartir Ranting Mesuji Raya, dengan mengangkut seluruh logistik bantuan menggunakan satu unit bus penumpang dan satu mobil angkutan barang.

Sebanyak sepuluh anggota Penegak dan pelatih dari Kwarcab OKI terlibat aktif dalam proses penyaluran, beserta pendampingan langsung dari Ketua Kwaran Lempuing Gusmara, S.Sos., M.M. dan Ketua Kwaran Mesuji Raya Siti Romlah, S.Pd. Dukungan juga datang dari Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan hingga tuntas.
Titik utama penyaluran bantuan berada di Desa Tebo, dengan data resmi dari tim relawan mencatat sekitar 250 kepala keluarga merasakan dampak langsung dari bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Gusmara menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang terjadi dan memberikan semangat kepada masyarakat setempat.
“Kami datang membawa kepedulian yang tulus dan berharap seluruh masyarakat diberikan kekuatan untuk menghadapi masa pascabencana. Semoga proses pemulihan dan penyelesaian berbagai persoalan pascabencana dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi sikap hangat dan sambutan yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Malalak kepada seluruh tim relawan.
Penerimaan yang ramah tersebut menjadi sumber semangat utama bagi setiap anggota tim yang bekerja di lapangan.
Kwartir Cabang OKI juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) atas bimbingan dan arahan yang diberikan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
Seperti yang telah diutarakan pada awalnya, kepedulian lintas daerah menjadi bukti solidaritas bangsa dalam menghadapi musibah.
Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemulihan kondisi masyarakat terdampak dan menjadi awal dari perbaikan kondisi yang lebih baik ke depannya. (*/Lisin)











