OKI Siapkan Strategi Komprehensif Hadapi Nataru: Optimalkan OKI Mart dan Gelar Operasi Pangan Murah

oleh -500 Dilihat
oleh
Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki, SE., M.Si (baju biru) langsung memantau ketersediaan komoditas pangan pada salah satu lokasi distribusi, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) OKI Ir. H. Asmar Wijaya, M.Si (baju batik biru), Kepala Dinas Perdagangan OKI Ir. Sahrul, M.Si (rompi), dan Asisten I Setda OKI Drs. H. Alamsyah, M.Si (batik hitam putih). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan stabilitas stok dan ketersediaan bahan pokok esensial seperti gula serta beras menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru./Lisin, News Oke Gas
400x100
Spread the love
News Oke Gas (OKI) – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meluncurkan rangkaian langkah strategis dan komprehensif untuk menjamin stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok strategis menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Serangkaian upaya tersebut mencakup pelaksanaan Operasi Pangan Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM), penguatan infrastruktur ritel lokal OKI Mart, serta penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Penanganan Penyimpangan Harga Barang dan Jasa Daerah (TP2DD) pada Kamis (18/12/2025).

banner 336x280

OPM dan GPM Berjalan 8 Hari, Alirkan Ribuan Ton Komoditas

Intervensi langsung pemerintah daerah dilakukan melalui OPM dan GPM yang berlangsung selama 8 hari efektif mulai 16 hingga 30 Desember 2025.

Kegiatan ini menyalurkan berbagai komoditas esensial, antara lain 10 ton beras, 2.000 liter minyak goreng, serta ratusan kilogram cabai, bawang merah, bawang putih, dan daging ayam.

Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam melindungi daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan barang konsumsi pada periode liburan tahunan.

“Kami berkomitmen sepenuhnya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sehingga seluruh masyarakat OKI dapat merayakan Nataru dengan aman, nyaman, dan dengan harga yang sesuai kemampuan ekonomi,” ucapnya.

OKI Mart Ditingkatkan, Bank Indonesia Berikan Bantuan Sarana Prasarana

Sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas harga, pemerintah daerah juga melakukan peninjauan dan penguatan kapasitas OKI Mart.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyerahkan bantuan sarana prasarana berupa 3 unit box freezer, 6 unit pallet beras, dan 15 unit rak display.

“Bantuan sarana ini bertujuan memastikan stok pangan, terutama komoditas volatile food seperti daging dan beras, dapat disimpan dengan baik dan ditata secara optimal untuk kemudahan akses masyarakat,” jelas Bambang.

Ia juga memberikan apresiasi atas langkah konkret dan inovatif yang dilakukan Pemkab OKI.

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi Mahzareki, SE., M.Si (baju biru) bersama jajaran pemerintah daerah, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) OKI Ir. H. Asmar Wijaya, M.Si (baju batik biru) dan Kepala Dinas Perdagangan OKI Ir. Sahrul, M.Si (rompi), melakukan foto bersama di depan Gerai OKI Mart. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemkab OKI dalam memperkuat infrastruktur ritel lokal sebagai instrumen stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok esensial bagi masyarakat menjelang musim liburan Natal dan Tahun Baru./Lisin, News Oke Gas

“Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian inflasi. Upaya Pemkab OKI melalui pasar murah, penguatan OKI Mart, serta koordinasi regional menjadi contoh terbaik dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung daya beli masyarakat,” tambahnya.

HLM TPID Sinkronkan Kebijakan, Pantau Pergerakan Harga Berbasis Data

Kegiatan ditutup dengan penyelenggaraan HLM yang bertujuan menyinkronkan kebijakan antara pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi. Ketua TPID OKI, Ir. Asmar Wijaya, menjelaskan bahwa pengendalian inflasi dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang intensif dan didasarkan pada data akurat.

“TPID OKI secara aktif memantau pergerakan harga komoditas strategis, khususnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan inflasi. Dengan menerapkan intervensi yang tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat lokasi, kami sangat optimistis bahwa tekanan inflasi pada periode Nataru dapat diminimalkan secara maksimal,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Pemkab OKI menunjukkan komitmen yang kuat untuk memastikan kesejahteraan masyarakatnya tetap terjaga di tengah dinamika pasar menjelang momen perayaan tahunan. (*/Lisin)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.