Kodim 0402/OKI–OI Fasilitasi Mediasi, Permasalahan Kerusakan Pondok Petani Ikan Diselesaikan Damai

oleh -161 Dilihat
oleh
Momen bersalaman yang menandai kesepakatan damai dalam penyelesaian permasalahan kerusakan pondok petani ikan akibat gulma air di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dihadiri Kasdim 0402/OKI–OI Mayor CKE Jauhari (baju loreng kanan) dan berbagai pihak terkait, foto ini mencerminkan komitmen bersama untuk mengedepankan kebersamaan setelah melalui proses mediasi yang kondusif.|Lisin, News Oke Gas
400x100
Spread the love
News Oke Gas (OKI) – Kegiatan mediasi dan klarifikasi terkait kerusakan pondok petani ikan akibat gulma air berhasil diselenggarakan dengan atmosfer kondusif pada hari Senin, 26 Januari 2026, di Lebak Air Itam, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB dan berakhir pukul 11.30 WIB menghasilkan kesepakatan bersama, menjadikan solusi damai sebagai prioritas utama untuk menjaga stabilitas wilayah dan keharmonisan antarwarga.

banner 336x280

Permasalahan muncul setelah laporan dari masyarakat pengemin dan nelayan mengenai dampak gulma air yang mengganggu aktivitas perikanan.

Melalui forum yang diinisiasi oleh Kodim 0402/OKI–OI, berbagai pihak terkait berkumpul untuk mencari resolusi terbaik.

Peserta yang hadir meliputi Kasdim 0402/OKI Mayor CKE Jauhari, Danramil 402-02/Pedamaran Kapten Inf Jepri Gunawan, Dan Unit Intel Dim 0402/OKI Lettu Kav Adam, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten OKI, para kepala desa setempat, mitra cetak sawah, konsultan pengawas, pengemin Lebak Lebung, serta perwakilan masyarakat nelayan.

Dalam musyawarah yang berjalan tertib, seluruh pihak menyepakati penyelesaian masalah secara kolektif.

Pelapor menyatakan komitmen untuk mencabut video yang sebelumnya beredar di media sosial, karena kontennya tidak sesuai dengan kondisi aktual.

Sementara itu, pemilik pondok yang mengalami kerusakan telah menerima kompensasi sebagai bentuk ganti rugi atas kerugian yang dialami.

Suasana kegiatan mediasi terkait permasalahan kerusakan pondok petani ikan akibat gulma air yang berlangsung di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Para peserta dari Kodim 0402/OKI–OI, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat berkumpul dalam suasana kondusif untuk membahas solusi bersama, mengedepankan musyawarah dan kekeluargaan dalam menyelesaikan permasalahan.|Lisin, News Oke Gas

“Kami hadir untuk memfasilitasi dan menjembatani permasalahan masyarakat agar diselesaikan secara damai dan kekeluargaan. Alhamdulillah, melalui musyawarah ini tercapai kesepakatan bersama sehingga tidak berkembang menjadi konflik,” ujar Mayor CKE Jauhari dalam keterangannya.

Kasdim juga mengapresiasi sikap masyarakat yang mengedepankan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Kasdim 0402/OKI–OI Mayor CKE Jauhari (baju loreng) bersama pihak terkait melakukan verifikasi langsung di lokasi sekitar perairan Lebak Air Itam, Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dalam kunjungan tersebut, mereka meninjau kondisi terkait dampak gulma air dan membahas langkah konkret untuk menangani permasalahan yang pernah terjadi pada pondok petani ikan.|Lisin, News Oke Gas

“Kami berharap masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan tetap menjaga komunikasi yang baik. Kodim akan terus mendukung upaya positif demi terciptanya situasi wilayah yang kondusif,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut konkret, masyarakat bersama para pengemin sepakat untuk melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan gulma air, dengan dukungan penuh dari mitra cetak sawah.

Pelapor juga akan melakukan klarifikasi resmi kepada media online untuk menyampaikan bahwa permasalahan telah diselesaikan secara damai dan menyeluruh.

Para pihak terkait dari Kodim 0402/OKI–OI, pemerintah daerah, dan masyarakat melakukan kunjungan lapangan dengan menggunakan perahu di sungai sekitar Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dalam perjalanan tersebut, mereka meninjau kondisi wilayah perairan dan lokasi pondok petani ikan yang pernah mengalami masalah akibat gulma air, sebagai bagian dari upaya pemantauan dan penguatan kolaborasi untuk menjaga kelancaran aktivitas perikanan.|Lisin, News Oke Gas

Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menangani permasalahan lokal.

Seperti yang diharapkan dari awal, upaya kolaboratif ini tidak hanya menyelesaikan masalah pada tataran individu, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan stabilitas wilayah untuk kemajuan bersama. (*/Lisin)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.