
Peringatan Hari Bela Negara tahun ini dirangkaikan dengan Apel Siaga Bencana Banjir dan Tanah Longsor, yang dipimpin langsung oleh Bupati OKI Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Kegiatan yang diikuti oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta seluruh instansi terkait ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh elemen bangsa. Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., yang turut hadir, menekankan bahwa esensi bela negara tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, melainkan kewajiban mutlak setiap warga negara Republik Indonesia.

“Bela negara adalah jiwa yang harus hidup dalam setiap diri kita – dari penjaga batas hingga pekerja di setiap sektor. Selain itu, apel siaga bencana hari ini menguatkan koordinasi dan sinergi lintas pihak untuk menghadapi potensi risiko banjir dan tanah longsor yang kerap mengganggu wilayah OKI,” ujar Letkol Inf Gunawan Wibisono secara tegas.
Lebih lanjut, Dandim menjamin bahwa Kodim 0402/OKI-OI siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dan instansi terkait di seluruh tahap penanggulangan bencana – mulai dari pencegahan, tanggap darurat, hingga tahap pemulihan pascabencana.

Bupati Muchendi Mahzareki dalam amanatnya menyampaikan bahwa perpaduan semangat bela negara dan kesiapsiagaan bencana menjadi fondasi kuat untuk membangun wilayah yang aman dan makmur.

“Kita harus menunjukkan bahwa cinta tanah air bukan hanya ucapan, melainkan aksi nyata dalam menjaga keutuhan negara dan melindungi masyarakat dari segala ancaman,” ujarnya.
Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, membawa harapan bahwa seluruh unsur terkait akan lebih siap dan terkoordinasi dalam menghadapi setiap kemungkinan bencana alam.
Seperti yang disampaikan pada pembukaan acara, semangat bela negara yang terpadu dengan kesiapsiagaan yang matang akan menjadi tonggak utama dalam membangun OKI yang tangguh dan berdaya saing. (*/Lisin)












