
Kegiatan pendistribusian yang fokus pada pemberian sembako melibatkan 260 paket bantuan, yang disalurkan secara terorganisir ke wilayah Kecamatan Lempuing dan Mesuji.

Di Kecamatan Lempuing, kegiatan dipimpin langsung oleh Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., yang juga mengevaluasi kondisi terkini bencana tersebut.
Sementara di Kecamatan Mesuji, proses pendistribusian dipimpin oleh Kasdim 0402/OKI Mayor CKE Jauhari.

“Semoga air segera surut dan cuaca menjadi bersahabat, dengan harapan dalam tiga hari ke depan kondisi dapat membaik. Kami juga sudah mengantisipasi risiko penyakit pasca-banjir,” ujar Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H.
Menurutnya, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.
Kodim 0402/OKI siap bekerja sama penuh dengan Polres OKI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait untuk menangani segala dampak yang muncul.
“Kita akan terus bersinergi guna memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi,” jelasnya.

Di Kecamatan Lempuing, Camat Jamhari, S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa sebanyak 10 desa terkena dampak banjir, sementara area lainnya terdampak pada lahan pertanian.
“Kami telah mendirikan tiga posko penanganan bencana, dengan posko induk berada di Kantor Kecamatan Lempuing, serta posko tambahan di Desa Cahaya Maju dan Desa Tebing Suluh. Posko kesehatan juga telah disiapkan di setiap desa untuk menjaga kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, melalui Mayor CKE Jauhari, diketahui bahwa masyarakat di Kecamatan Mesuji juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
Beberapa desa di wilayah ini mulai menunjukkan perbaikan, di antaranya Desa Margo Bakti (51 KK) dan Desa Jaya Bakti (19 KK) yang airnya sudah mulai surut, serta Desa Gading Sari di Kecamatan Mesuji Makmur (3 KK).
Namun, Desa Pematang Panggang masih menghadapi banjir dengan total 154 KK terdampak.
“Masyarakat khususnya di Desa Cahaya Makmur menyampaikan bahwa kebutuhan utama saat ini adalah air bersih dan selimut untuk mendukung kenyamanan serta kesehatan selama masa penanganan bencana,” jelas Mayor CKE Jauhari.

Banjir yang melanda wilayah ini merupakan ujian bagi masyarakat, namun dipercaya memiliki hikmah di baliknya yang diharapkan dapat meningkatkan kemakmuran dan solidaritas antarwarga di masa mendatang.
Dengan kerja sama yang terus terjalin, pihak berwenang berkomitmen untuk memastikan seluruh proses penanganan dan pemulihan berjalan dengan lancar, sesuai dengan upaya bersama dalam menghadapi musibah alam. (*/Lisin)














