
Acara berskala besar ini diangkat sebagai pijakan strategis untuk menguatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), mempererat sinergi antar perangkat daerah, serta memastikan kesiapan total menghadapi tantangan musim hujan yang berpotensi menimbulkan berbagai bencana.

Kegiatan yang tidak sekadar berupa rutinitas bulanan ini menyatukan seluruh jajaran pemerintahan daerah untuk mengevaluasi kinerja dan mengukuhkan komitmen bersama.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menekankan bahwa setiap komponen pemerintahan harus berdiri dalam satu lintasan kerja yang konsisten.

“Acara ini menjadi titik temu untuk menguatkan disiplin kerja, mempererat tali persaudaraan, dan menjamin seluruh elemen perangkat daerah bergerak sinkron: bekerja dengan dedikasi penuh, melayani masyarakat dengan integritas, serta menjaga martabat pemerintahan yang bersih dan profesional,” jelas Muchendi dalam amanatnya.
Bupati Muchendi menginstruksikan seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten OKI untuk berperan aktif sebagai bagian integral dari sistem penanggulangan bencana.

“Saya menegaskan secara tegas: seluruh ASN di Jajaran Pemerintah Kabupaten OKI adalah ujung tombak dalam sistem penanggulangan bencana,” tegasnya.
Setiap unit kerja daerah diminta memahami dan menjalankan peran masing-masing secara optimal, mulai dari tahap pra bencana, tanggap darurat, hingga tahap pemulihan pasca bencana. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin dialami oleh masyarakat.
“Kita tidak mampu memprediksi waktu terjadinya bencana, namun kita memiliki kewajiban mutlak untuk selalu siap siaga. Dengan demikian, kita dapat melindungi masyarakat dan mengurangi kerugian yang mungkin terjadi,” tutup Muchendi, sekaligus menyerukan dukungan penuh dari seluruh elemen untuk mewujudkan kesiapan maksimal. (*/Lisin)









