
Kegiatan yang digagas untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sumber daya alam ini mengambil lintasan dari bantaran Sungai Komering di Kelurahan Mangun Jaya hingga Sungai Janda di Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung.

Aksi ini menjadi bukti konkret bahwa Generasi Z tidak hanya menyuarakan kepedulian lingkungan, tetapi juga mengambil peran strategis sebagai agen perubahan.
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam upaya pelestarian alam.

#PembersihanSungaiOKI #GotongRoyongLingkungan #KepemimpinanPeduliAlam #OganKomeringIlir
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda seperti Green Generation harus terus diperkuat agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh secara berkelanjutan,” ucapnya.
Pemimpin daerah tersebut juga mengusulkan perluasan cakupan gerakan lingkungan melebihi aktivitas bersih-bersih semata.
“Sasaran ke depan adalah sekolah-sekolah, mulai dari SD, SMP hingga SMA. Jika sejak dini anak-anak dibiasakan peduli lingkungan dan memahami pentingnya memilah sampah, maka kebiasaan baik ini akan terbawa hingga dewasa,” jelas Muchendi.
Sementara itu, Ketua Green Generation Kabupaten OKI, Deskia (Kia), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja inti organisasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Gen Z mampu mengambil peran langsung dalam menjaga lingkungan. Sungai merupakan sumber kehidupan masyarakat, sehingga kebersihannya menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
Ia berharap aksi ini dapat menjadi katalisator bagi kesadaran masyarakat yang lebih luas dan awal dari gerakan hijau berkelanjutan di wilayah OKI.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat serta menjadi tonggak awal yang menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dan kelestarian alam kita bersama,” pungkas Kia. (*/Lisin)









