Dedikasi 8 Tahun Sebagai Honorer OKI Dibalas: Nurmala Diterima PPPK dan Dapat Motor dari Bupati

oleh -471 Dilihat
oleh
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., didampingi Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten OKI, Ny. Hj. Ike Meilina Muchendi, S.E., M.Si., menyerahkan hadiah sepeda motor kepada Nurmala Dewi, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya menjadi tenaga honorer.|Lisin, News Oke Gas
400x100
Spread the love
News Oke Gas (OKI) – Rezeki dan penghargaan tiba ketika paling tidak disangka.

Begitulah pengalaman Nurmala Dewi (35 tahun), yang selama 8 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer di Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akhirnya dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan menerima kejutan spesial berupa sepeda motor dari Bupati OKI, Muchendi, pada Senin pagi (29/12/2025).

banner 336x280

Upacara pelantikan yang dihadiri Ketua TP PKK OKI, Ike Muchendi, dan Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, menjadi momen penuh emosi bagi Nurmala.

Setelah resmi diangkat sebagai PPPK, Bupati Muchendi mengumumkan bahwa ia terpilih sebagai pemenang undian hadiah motor – simbol pengakuan atas dedikasi dan ketekunan seorang ibu yang selalu membagi waktu antara pekerjaan dan dua anaknya.

“Semoga dengan motor ini, kinerjanya semakin meningkat dan memudahkan aktivitas sehari-hari dalam melayani masyarakat,” ujar Bupati Muchendi dengan senyum.

Nurmala yang terkejut langsung meneteskan air mata haru.

“Saya berterima kasih sekali kepada Bapak Bupati. Tidak menyangka akan mendapatkan motor, alhamdulillah. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan kesabaran tidak akan sia-sia,” katanya.

Perjalanan Nurmala menuju status ASN bukanlah jalan raya. Sejak tahun 2017 ia bekerja sebagai honorer dan beberapa kali mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun belum berhasil.

Meskipun demikian, ia tetap tekun menjalani tugasnya tanpa mengurangi perhatian terhadap keluarga.

“Bangga bisa mengabdi meski sebagai honorer dan menghadapi banyak tantangan. Ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” tambahnya.

Menurut Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, tahun ini OKI mengusulkan 4.600 formasi PPPK paruh waktu.

Formasi terbanyak dialokasikan untuk tenaga teknis (3.002 orang), diikuti tenaga kesehatan (962 orang) dan guru (600 orang).

Beberapa peserta batal mengikuti pengukuhan karena alasan pengunduran diri, tidak aktif, pensiun, atau meninggal dunia.

Kisah Nurmala membuktikan bahwa dedikasi dan ketekunan akan selalu mendapatkan penghargaan, bahkan ketika perjalanan karier dipenuhi rintangan.

Seperti yang ia alami, rezeki yang tidak disangka tiba tepat pada saat ia meraih apa yang telah lama dikejar – bukti bahwa setiap upaya akan menemukan jalan keluar. (*/Lisin)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.